Showing posts with label Handjob. Show all posts
Showing posts with label Handjob. Show all posts

Wednesday, October 24, 2007

Say No to Global Warming

"Bumi ini semakin panas…." , begitulah sepotong lirik dari sebuah lagu dangdut yang dibuat jauh sebelum hingar bingar Global Warming mendunia. Mungkin sang pencipta lagu itu juga tidak menyangka bahwa panasnya bumi ini tidak hanya menyebabkan gerah saja, tetapi lebih besar lagi seperti bencana alam dan bencana kemanusiaan.

Sebetulnya apa itu Global Warming? Global Warming atau Pemanasan Global (kok terjemahannya bukan Penghangatan Global yah? Apa klo pake kata ‘hangat’ efeknya kurang dramatis?) ialah suatu kondisi dimana suhu atmosfir planet yang kita diami ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.



Apa penyebabnya?
Jadi gini, secara alami bumi ini dihangatkan oleh siraman sinar matahari yang dipancarkan oleh matahari melewati atmosfir hingga mencapai bumi dan dipantulkan kembali ke luar atmosfir lagi. Sedangkan sebagian hangat itu akan terperangkap di bumi. Nah, lapisan atmosfir itu sendiri terdiri dari sub-sub lapisan berbagai macam gas yang beberapa diantaranya disebut gas-gas rumah kaca. Salah satu gas-gas rumah kaca itu adalah Karbondioksida (CO2).

Industrialisasi yang semakin pesat dimana setiap negara berlomba-lomba ingin menjadi negara industri maju (Indonesia yang ngakunya Negara Agraris aja diam-diam mulai tertarik menjadi Negara Industri, huh!) adalah penyebab utama meningkatnya buangan karbondioksida ke udara, belum lagi lewat kendaraan bermotor.

Semakin banyak karbondioksida dilepas ke udara, semakin tebal pula lapisan atmosfir bumi, sehingga pantulan panas dari bumi yang sedianya harus dilepas di angkasa melewati atmosfir menjadi muter-muter aja di bumi (kalo kata temen saya, “kaya kentutnya hansip!”). The result is..... panas yang mandek di bumi pun terakumulasi dan menyebabkan......*jeng jeng jeng* Global Warming!

So.. bisa dibayangkan kan kalo hal ini terus-terusan terjadi?!?! Apa kita mau anak cucu kita nanti menjadi sweaty kids?!?!? *halah*. FYI, beberapa bulan lalu UN Intergovernmental Panel on Climate Change meramalkan bahwa pada tahun 2100 rata-rata suhu bumi akan meningkat sebesar 1.8 – 4.0o C!

Akibat dari Global Warming?
Banyaaaaaaaaak…. Secara luas Global Warming dapat menyebabkan: meningkatnya permukaan air laut (banyak pulau akan hilang), bencana alam ekstrim seperti banjir, badai, tornado dsb, perubahan kelembaban udara, perubahan produksi pertanian, melelehnya es di kutub, punahnya berbagai spesies hewan dan tumbuhan, munculnya penyakit-penyakit baru dan masih banyak lagi. Surprising, huh? Jadi jangan kaget klo nanti tiba-tiba di Jakarta turun salju.

Solusinya?
Well, sebuah kesepakatan mengenai pemanasan global telah disepakati dalam United Nations Conference on Climate Change di Kyoto, Jepang pada tahun 1997. Kesepakatan ini dikenal dengan nama Kyoto Protocol. Negara-negara industri berkomitmen akan mengurangi emisi karbondioksidan dan 5 gas rumah kaca lainnya. Hingga akhir tahun 2006, sejumlah 169 negara telah meratifikasi Kyoto Protocol yang artinya mereka berkomitmen untuk melindungi bumi ini. And guess what? Ada dua negara besar yang masih ogah meratifikasi Kyoto Protokol, yaitu.... Amerika dan Australia. Alasannya, akan “takut nanti akan mempengaruhi tingkat ekonomi”. Semoga dalam United Nations Conference on Climate Change di Bali Desember nanti akan lahir perubahan positif dalam usaha mengurangi pemanasan global ini.

What can we do?
Reduce, Reuse, Recycle
Kurangi sampah buangan dengan menggunakan produk-produk yang dapat digunakan kembali. Dan kalo bisa, daur ulanglah sampah-sampah kertas, plastic, kaca dan kaleng yang ada disekitar kamu. Dengan mendaur ulang setengah dari sampah rumah tangga artinya kamu telah mengurangi sekitar 1200 kg karbondioksida per tahun.

Use Less Heat and Air Conditioning
Klo nggak menderita amat, di rumah jangan pake pendingin atau pemanas ruangan yah. Kan bisa buka/tutup jendela atau pintu. Tahu berapa jumlah karbondioksida yang bisa dikurangi kalau kita hemat dalam penggunaan AC? 1000 kg per tahun!

No Bohlam
Ganti tuh semua bohlam kuning tempo dulu dengan lampu neon yang lebih hemat energi. Lampu neon 10 kali lebih tahan lama daripada bohlam biasa, 2/3 lebih hemat dalam penggunaan energi dan suhu lampu neon 70% lebih kecil dibanding bohlam. Klo tiap 150 juta orang mengganti satu bohlam dengan neon, maka 45 milyar kg gas rumah kaca akan hilang atau sama dengan membuang 7.5 juta mobil dari jalanan.

Drive Less, Drive Smart
Makin dikit mobil di jalanan berarti makin dikit pula emisi gas buangan. Selain menghemat bensin, jalan kaki dan naik sepeda bikin sehat juga loh. Sekali-kali naek angkutan umum seru juga kok. Atau klo ada, pake fasilitas antar-jemput dari sekolah/kantor aja. Kalo keukeuh pake mobil/motor sendiri, make sure pake yang ramah lingkungan.

Use the “Off”
Tombol off di saklar lampu bukan pajangan doang loh. Klo ruangan lagi gak dipake, matiin aja lampunya. Sama juga buat TV, air, DVD player, charger dll. Khusus untuk air, pas sikat gigi atau menyabuni muka, kayaknya keran air matiin dulu deh…
Green Green Green
Mari kita gerakkan hobi menanam tumbuh-tumbuhan. Selama fotosintesis, tumbuhan akan menyerap karbondioksidan dan melepaskan oksigen. Seumur hidupnya, satu pohon besar akan menyerap sekitar 1 ton karbondioksida sepanjang hidupnya.

Dan terakhir dan tidak kalah penting….

Encourage Other.
Berbagilah informasi mengenai daur ulang dan penghematan energi dengan teman-teman, tetangga atau rekan kerja anda. Semakin banyak orang peduli terhadap lingkungan, maka bumi juga akan semakin sayang sama kita.

::Ronn:: from many sources


Read More......

Tuesday, June 05, 2007

Breaking Up Is Hard To Do, But Get Over It!!

Namanya putus cinta itu emang menyakitkan... apalagi kalau kita yang diputus secara sepihak. Wajar jika reaksi pertama kita adalah marah, menangis, mengurung diri di kamar mengenang masa-masa bersama, tidak nafsu makan, merasa bahwa dunia akan kiamat, dan lain-lain. Wake up! Buat apa mengasihani diri sendiri dan sibuk memikirkan orang yang telah menyakiti hati kita? Life must go on. Lebih baik kita melupakan semua yang sudah berlalu dan mencoba melangkah ke depan dengan lebih optimis. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, tapi saya punya beberapa tips agar kamu dapat ‘menyembuhkan’ hati kamu dan segera melupakan si dia. Get over it!

1) Jangan mau menjadi teman, putuskan hubungan secara total
Banyak yang memilih berteman dengan mantan pacar dengan harapan suatu saat bisa balikan lagi. Well, itu jarang sekali terjadi. Dan kalaupun terjadi akan memakan waktu lama. Sekuat apa kamu mampu memendam perasaan cinta kamu ke dia? Nanti malah dia curhat tentang gebetannya. Tambah sakit hati kan? Lagian, ajakan untuk berteman dari mantan itu biasanya untuk kepentingan dia sendiri yang ingin mengurangi perasaan bersalah setelah memutuskan kamu.
Bisa saja sih kamu berteman dengan mantan, tapi ada beberapa peraturan yang harus disepakati. Contohnya: jangan membahas hubungan lama kalian, pacar/gebetan baru, atau topik lain yang sensitif. Tahan diri kamu untuk menanyakan hal-hal tersebut karena jawabannya mungkin akan sangat menyakitkan. Bahas saja kerjaan, situasi politik saat ini dan hal netral lain.
Baiknya, kalau ada ajakan berteman dari mantan, katakan saja: “Saya peduli sama kamu, dan seiring berjalannya waktu, saat saya sudah bisa sembuh dari luka ini, mungkin kita bisa berteman... tapi tidak sekarang”

2) Hapus nomornya di phonebook dan alamat e-mail-nya di messenger kamu
Menghapus nomornya dari handphone dan messenger akan mengurangi kemungkinan kamu terus-terusan mengirim pesan padanya mempertanyakan kenapa kamu diputuskan atau memohon agar ia menerima kamu kembali. Terus-terusan mencoba menghubungi pacar tidak akan dapat memulihkan hubungan. Si penerima pesan justru akan semakin terganggu dan menganggap kamu tidak punya kehidupan lain.

3) Singkirkan semua benda di kamar yang mengingatkan kamu padanya
Masukkan kartu-kartu ucapan, kado-kado, foto-foto berdua dan barang peninggalan mantan kamu ke dalam kardus dan taruh di tempat yang jauh dari jangkauan kamu (kalau ada yang berguna sumbangkan saja kepada saudara kamu yang membutuhkan). Ada beberapa orang yang akan melakukan ‘ritual’ pembakaran, tapi itu rasanya terlalu berlebihan. Nanti kalau kamu sudah mulai tenang bisa-bisa malah menyesal telah membakar benda-benda itu.
Sebagai permulaan, simpan saja semua benda kenangan itu di dalam kardus yang dilakban lalu simpan kardus itu di gudang. Gampang kan?

4) Tuangkan segala rasa sakit, sedih, amarah, frustasi dan sebagainya dalam sebuah jurnal atau buku catatan.
Jangan pernah meremehkan yang namanya curhat di lembaran buku (atau di blog!). Cara ini bagus juga untuk para pria. Bahkan, sangat cocok untuk pria, mengingat pria jarang memililki tempat untuk menuangkan perasaan dan emosinya.
Selama masa pemulihan, sering kita merasa bahwa kita belum mengalami kemajuan apapun. Nah, dengan sesekali melihat tulisan-tulisan di jurnal tersebut, kamu bisa melihat sejauh apa perkembangan kamu... (atau malah penurunan). Metode ini juga bagus untuk menghindarkan kamu melontarkan kata-kata kepada si dia yang mungkin akan kamu sesali. Tulis saja semuanya di jurnal!

5) Manjakan diri
Ini adalah hal yang amat diperlukan semua orang, laki-laki maupun perempuan. Lakukan hal-hal yang kelihatan simpel, seperti manikur, pijat atau facial untuk membuat kamu rileks. Belilah pakaian yang bisa membuat kamu merasa seksi dan percaya diri. Pesan makanan kesukaan dari restoran favorit kamu. Beli DVD terbaru. Beli game-game keluaran terbaru. Coba aktivitas-aktivitas baru. Pokoknya manjakan diri kamu sepuas-puasnya, karena kamu memang layak mendapatkannya.

6) Ganti suasana
Mungkin terdengar konyol, tapi cara ini cukup manjur juga untuk memulai lembaran baru. Cat ulang kamar kamu, ganti dekorasinya beli sprei dan gordyn baru. Buat kamar kamu menjadi lebih nyaman. Jangan lupa pajang foto teman-teman dan keluarga yang kamu sayangi dan selalu ada ketika kamu membutuhkannya.

7) Jangan rebound
Beri diri kamu beberapa waktu untuk sembuh dari berakhirnya hubungan ini. Banyak orang yang mulai kencan lagi padahal mereka belum benar-benar pulih. Jadi siapa saja yang menunjukan itikad baik, tanpa ba bi bu langsung diajak kencan. Salah banget! Kamu nanti malah akan membanding-bandingkan pacar baru kamu dengan mantan dan ujung-ujungnya mantan kamu selalu lebih baik. Kamu pun akan merasa kesepian lagi, mungkin lebih parah.
Kita sering berpikir, “untuk melupakan seseorang dan bisa bahagia... cari saja orang baru!”. Seharusnya pulihkan dulu hati kamu, karena hanya KAMU yang bisa membuat diri KAMU bahagia.
Jadi triknya adalah, kamu harus bisa merasa bahagia dengan diri kamu sendiri sebelum mulai berkencan lagi.

8) Jangan pesimis
Sekali diputusin, biasanya ada kecenderungan seseorang langsung memiliki gambaran negatif tentang dirinya. Akankah saya mendapat cinta sejati? Apakah saya terlalu tua/gemuk/bodoh dan sebagainya... Akankah saya bahagia lagi?
Ingat, hanya karena mantan kamu tidak menyukai kamu lagi, bukan berarti yang lain juga begitu. Dia tidak mau berpacaran lagi dengan kamu... so what? Kamu tetap sempurna, hanya saja dia tidak bisa melihatnya. Di luar sana banyak yang bisa melihat betapa ‘lengkap’nya kamu. Just relax!

Tanda kamu telah melupakan si mantan ialah kalau kamu sudah tidak ada perasaan padanya dan hasrat atau keinginan terpendam untuk memilikinya lagi. Satu lagi, jika kamu sudah bisa membayangkan dia sedang bermesran dengan perempuan/pria lain tanpa timbul sedikitpun rasa sakit di dadamu... itu tandanya kamu sudah lulus! [i-ron, from many sources]

Read More......

Monday, May 14, 2007

Mojang for Rent - Part 4: The Clients

Sekarang adalah perjumpaan kedua saya dengan Alex. Kali ini kami janji bertemu di salah satu cafe anak muda terkenal di kawasan Dago. Sama seperti sebelumnya, dengan pakaian modis ia telah duduk di sebuah meja sambil berbicara di telepon genggam. Ternyata yang baru saja berbicara dengannya adalah perwakilan dari salah satu perusahaan berskala internasional yang ingin menjamu tamu-tamunya dari Malaysia dengan gadis-gadis Alex yang sudah terkenal cukup berkelas.

Yups, para ‘pengguna’ lady escort yang melalui Alex bukan orang tajir lokal saja, tapi juga pengusaha-pengusaha asing yang kebetulan ada urusan bisnis di Bandung. Kebanyakan mereka berasal dari Malaysia, Singapura, Taiwan, Korea dan Jepang. Memang karena kesibukkan dan jadwal yang padat, tidak semua pengusaha tersebut meminta escort untuk diajak bermalam dan berhubungan seks. Ada juga yang hanya minta ditemani jalan-jalan dan karaokean saja.

Para ‘pengguna’ lady escort yang melalui Alex bukan orang tajir lokal saja, tapi juga pengusaha-pengusaha asing yang kebetulan ada urusan bisnis di Bandung. Kebanyakan mereka berasal dari Malaysia, Singapura, Taiwan, Korea dan Jepang.

Boleh percaya boleh tidak, meski tak pernah bertatapan langsung dengannya (selalu melalui ajudan), salah satu klien terbesar Alex adalah seorang kepala pemerintahan provinsi di Indonesia! Permintaannya pun agak aneh. “Jadi, gubernur luar pulau ini minta dicarikan seorang gadis cantik, tapi bukan yang berprofesi model atau SPG, untuk dijadikan simpanan dan akan dibelikan rumah, mobil serta dibiayai kuliahnya hingga selesai kalo masih kuliah.” Alex menjelaskan. Karena Alex hanya punya link gadis-gadis yang berprofesi sebagai model saja, maka untuk permintaan aneh seperti ini ia akan menghubungi temannya yang lain, sebut saja namanya Ronald, yang pekerjaannya tidak jauh berbeda dari Alex, yaitu penyedia gadis-gadis panggilan. Kebetulan Ronald tahu beberapa mahasiswi cantik yang bisa dipakai.

Seiring dengan semakin berpengalamannya Alex menjalani bisnis sebagai ‘penghubung’ ini, ia pun mulai pilih-pilih klien. Tak semua orang bisa semudah itu mendapatkan high class lady escort darinya. Klien harus memiliki rekomendasi yang cukup bagus dan latar belakang yang meyakinkan. Ia tak ingin pengalaman buruk yang pernah menimpa seorang modelnya terulang lagi. “Ketika itu salah satu model gue, Puspa (nama samaran), gue kenalin ke seorang pengusaha Jakarta. Pengusaha itu berani bayar tinggi buat make Puspa soalnya mukanya Puspa mirip bintang sinetron terkenal. Eh nggak taunya pengusaha itu punya kelainan sadomasochist (gemar menyiksa untuk kepuasan seksual). Dihajarlah si Puspa ampe babak belur. Untung aja kasusnya ga ampe ke polisi. Gue ngerasa bersalah banget ama Puspa. Makanya sekarang gue milih-milih klien banget. Kalo perlu gue nanya-nanya ke kenalan gue soal klien baru yang pengen make model gue,” ceritanya.

Tak terasa segelas hot chocolate praline yang saya pesan telah habis diminum. Banyak sekali cerita menarik yang saya dapatkan dari Alex, pemuda yang amat ramah dan bersahabat. Jauh dari imej bisnis yang dijalaninya. Obrolan kami pun berakhir sampai disitu, tapi ia berjanji akan mengenalkan saya dengan salah satu model papan atasnya. Walaupun isi dompet saya tak akan sanggup mencukupi, lumayan kan untuk sekedar berkenalan.[ i-ron]


- The End -


Read More......

Mojang for Rent - Part 3: Ratings

Cara Alex mengenakan tarif amatlah gampang, ia mengenakan sistem grade pada gadis-gadis tersebut. Grade A adalah mereka yang menjadi model untuk pemotretan fashion dan catwalk. Semakin populer si model, maka tarif kencannya pun semakin tinggi, apalagi jika wajahnya sudah terpampang dimana-mana, baik di majalah maupun televisi. Untuk Grade A, biasanya mereka memasang tarif antara 1.5 sampai 5 juta rupiah per malam. Jika kantong Anda tidak cukup tebal, ia juga memiliki koleksi Grade B, yaitu gadis-gadis cantik kelas Sales Promotion Girl (SPG) dengan tarif 750-1.5 juta rupiah per malam. Tapi jika sekedar menemani makan malam atau berakaraoke saja, harganya tidak setinggi itu, paling-paling hanya 500-ribuan saja. Dengan bodi aduhai dan ber-attitude harga setinggi itu tampaknya sangat worthed bagi para pengguna.

“Kebayang kan? Ada ratusan pejabat dari puluhan negara yang minta dicarikan pendamping selama di Bandung! Kaya banget tuh gue kemaren, hahaha....”

Ada satu fakta yang mengejutkan dilontarkan oleh pemuda berkulit putih ini, yaitu tarif model bispak di Bandung ternyata lebih mahal dibandingkan di Jakarta. Kenapa begitu? Ia pun tak tahu jawabannya. Mungkin karena imej ‘mojang priangan anu gareulis’ yang sudah melekat pada gadis-gadis Bandung, walaupun tidak semua model itu asli Bandung. “Cewek-cewek Uzbekistan aja cuma 2.5 jutaan per malam. Hebat kan Bandung?,” tegasnya.

Alex memiliki alasan mengapa ia enggan disebut germo, karena ia tidak meminta komisi dari gadis-gadis yang berhasil ia perkenalkan kepada para klien. “Gue sih nggak minta komisi. Gue kan cuma sebagai penghubung aja. Syukur-syukur mereka (para model) ada yang ngasih gue bonus. Tapi biasanya sih justru gue dapet dari klien yang minta dicarikan. Beda dong ama germo...”

Seperti juga bisnis lainnya, bisnis lady escort ini juga ada high dan low seasonnya. High season biasanya jatuh pada akhir-akhir pekan dimana banyak orang-orang kaya Jakarta yang penat dan ingin refreshing ke Bandung. Rata-rata dalam satu minggu bisa ada 10 permintaan datang kepadanya. Selain itu, keuntungan juga tiba pada saat diadakan event-event besar di Bandung, seperti ketika dilangsungkan Peringatan Konferensi Asia Afrika beberapa waktu yang lalu. “Kebayang kan? Ada ratusan pejabat dari puluhan negara yang minta dicarikan pendamping selama di Bandung! Kaya banget tuh gue kemaren, hahaha....”.

Tiba-tiba dering telepon genggam memutus pembicaraan satu jam antara saya dan Alex. Ia rupanya harus berada di sebuah event yang harus dihadirinya. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi aktivitas masih terus berjalan bagi Alex.

- to be continued -

Read More......

Mojang for Rent - Part 2: The Beginning

Awal terjun ke bisnis lady escort ini bukannya disengaja. Ketika itu sekitar 2-3 tahun yang lalu ia bersama teman-temannya mendirikan sebuah agensi model kecil-kecilan di kawasan Bandung Utara. Tak disangka dalam tempo yang relatif singkat model-model yang dimiliki agensi mereka banyak dipesan oleh para klien untuk memeragakan busana rancangan atau mengiklankan produk mereka. Tidak hanya itu, model-model tersebut ada yang kini menjadi bintang iklan nasional. Dari situlah mulai bermunculan permintaan-permintaan dari pihak-pihak tertentu untuk “menggunakan” model-model cantik itu.

“Pertama kali saya cuma bilang dalam hati ‘apa-apaan sih nih orang, emang model gue cewek apaan?’. Hingga salah satu peminat tersebut, seorang pengusaha, menyebutkan sebuah nominal yang cukup membuat saya ternganga. Langsung saja saya menceritakan hal ini sembari tertawa-tawa di depan beberapa model agar kesannya hanya bercanda. Eh, ngga taunya tiga orang diantara model itu menghubungi saya secara pribadi dan menyatakan ketertarikannya. Ya sudah, disitulah semuanya berawal, ada demand dan ada supply, hahaha...” jelas Alex.

“Sering juga tiba-tiba si A atau si B nelpon saya minta dicarikan gadun (oom-oom) kaya karena dia lagi butuh uang. Kalo udah gitu, saya tinggal menghubungi pelanggan-pelanggan saya aja dan semuanya beres.”
Hingga kini ada belasan model baik di agensi Alex sendiri maupun agensi lain yang ditanganinya. Terkadang bukan calon klien saja yang menghubungi Alex agar dicarikan pendamping, tapi juga sebaliknya. “Sering juga tiba-tiba si model A atau simodel B nelpon saya minta dicarikan gadun (bahasa gaulnya ‘oom’) kaya karena dia lagi butuh uang. Kalo udah gitu, saya tinggal menghubungi pelanggan-pelanggan saya saja dan semuanya beres.” ujarnya.



- to be continued -

Read More......

Mojang for Rent - Part 1: Preface

Pemuda itu sedang berbicara serius di telepon genggamnya ketika saya tiba di sebuah restoran bergaya retro di Cihampelas Walk (CiWalk). Saya datang agak telat 5 menit dari waktu yang dijanjikan. Sebut saja nama pemuda tersebut Alex. Dari penampilan luar tampak seperti pemuda kota besar kebanyakan, dengan rambut spike, kemeja putih bermotif sulur yang lengannya digulung hingga siku, celana jeans, sneakers dan tas selempang, pokoknya sangat fashionable. Usianya tidak lebih dari 25 tahun. Jika anda berpapasan dengannya di jalan dijamin tak akan menyangka sama sekali bahwa pemuda tersebut adalah penyalur gadis-gadis cantik Bandung untuk “mendampingi” pria-pria hidung belang berkantung tebal (ia risih dengan sebutan germo dan lebih prefer ‘penghubung’).

Tidak seperti gadis panggilan pada umumnya, mereka yang disediakan oleh Alex adalah gadis-gadis cantik yang kebanyakan berprofesi sebagai fotomodel maupun peragawati

“Halo, sorry ya nunggu lama, tadi yang baru nelpon gue ajudan dari seorang pejabat dari Sumatera yang mau berkunjung ke Bandung. Atasannya pengen dicarikan lady escort (gadis pendamping) yang bisa nemenin plus-plus selama berada disini,” kata Alex saat menyadari kehadiran saya. Rupanya ia baru saja mendapat orderan.

Tidak seperti gadis panggilan pada umumnya, mereka yang disediakan oleh Alex adalah gadis-gadis cantik yang kebanyakan berprofesi sebagai fotomodel maupun peragawati dan sebagian besar bahkan pernah bermain sinetron. Itulah sebabnya ia hanya mengincar pria-pria (atau om-om?) kaya yang mampu membayar tarif hingga jutaan rupiah per malam!

Sebelumnya Alex tak pernah membayangkan dirinya akan melakukan pekerjaan sampingan seperti ini. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Kota Bandung dari Sumatera hingga sekarang ia masih tercatat sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Kota Bandung. Jika tidak sedang berkuliah, ia disibukkan oleh kegiatan mengajar kelas piano untuk anak-anak sekolah minggu atau sedang meng-organize sebuah acara fashion show. Alex memang tergolong pemuda yang cukup aktif dengan berbagai kegiatan.

-to be continued-

Read More......